The Last of Us Part 2
Pernyataan Haru Gamers Tunanetra Mainkan The Last of Us Part 2

Pernyataan Haru Gamers Tunanetra Mainkan The Last of Us Part 2

Posted on

Pernyataan Haru Gamers Tunanetra Mainkan The Last of Us Part 2. Sesudah alami penangguhan, pada akhirnya sekuel The Last of Us Part 2 sudah sah ada menegur beberapa pencintanya. Di sekuel ke-2 ini, si pengembang juga bawa banyak perkembangan. Tidak cuma bagian diagram, mereka memberi aksesibilitas dengan 60 penataan yang dapat dipakai.

Melalui aksesibilitas, gamers tunanetra namanya Steve Saylor atau diketahui untuk “Blind Gamer” mengutarakan perasaan takjubnya mainkan game garapan Naughty Dog. Menurut dia, aksesibilitas yang ada oleh The Last of Us Part 2 dapat dimainkan oleh pencinta game yang memiliki kekurangan fisik seperti dianya.

“Kalian tidak akan tahu begitu berartinya semuanya. Saya serta tidak tahu harus mengatakan apa. Demikian beberapa hal yang berada di game ini. Kedatangan aksesibilitas sudah diinginkan berlama-lama untuk pemain di komune,” papar Steve pada video reaksinya.

Untuk pimpinan audio, Robert Krekel membuat game The Last of Us Part 2 dapat dimainkan cukup dengan dengarkan suara. Ini juga diinginkan beberapa pemain yang memiliki kekurangan fisik masih dapat bermain game ini. Serta, sampai mematikannya.

“Kami mengaplikasikan skema Text To Speech yang komplet serta pastikan jika ini cocok dengan semua kata serta frasa yang diperlukan. Kedatangan feature ini tidak banyak dilaksanakan oleh satu game biasanya. Kami ambil langkah besar untuk The Last of Us Part 2,” ungakp Krekel.

The Last of Us Part 2
The Last of Us Part 2

Tetapi, Naughty Dog tidak senang sampai di The Last of Us saja. Mereka merencanakan akan membuat game yang dapat dimainkan oleh kesemua orang. Untuk ketua pengembang dari God of War, Cory Barlog memberikan apresiasinya pada game ini. Dianya juga menjelaskan bila kedatangan aksesibilitas adalah hal yang besar.

Penulis Script dari Naughty Dog, yakni Enthan Tal ikut menyikapi video proses dari Steve. Dianya juga turut terharu sebab dapat menolong membuat beberapa gamers yang memiliki kekurangan dapat nikmati game besutannya.

Bagaimana respon kalian mengenai reaksi Steve Saylor yang kagum dengan aksesibilitas The Last of Us Part 2? Jangan sungkan untuk memberi tanggapan kalian di kolom bawah, ya! Masih di KINCIR supaya kalian tidak tertinggal kabar menarik yang lain sekitar game.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *